Selasa, 30 November 2021

PASAR UANG

 Yuk Mari Belajar Ekonomi Moneter !

                                                                      Pasar Uang  

                        

                                    




pasar uang adalah kegiatan perdagangan surat berharga (efek) untuk memenuhi permintaan dan penawaran dana dalam jangka waktu pendek tanpa batasan tempat. Karena periode tempo pasar uang sangat pendek dan tujuan utamanya untuk membantu orang yang memerlukan dana, sehingga nama lain pasar uang adalah pasar kredit jangka pendek.

Ciri-ciri pasar uang adalah periode temponya sangat pendek sehingga hanya bisa memenuhi permintaan dan penawaran dana dibutuhkan dalam jangka pendek. Mekanisme pasar uang dikhususkan untuk menjembatani antara pihak memerlukan dana dengan orang dengan dana berlebih.

A. Fungsi Pasar Uang 

     Keberadaan pasar uang membawa manfaat pada banyak pihak, baik investor, pengusaha, dan pemerintah. Adapun fungsi pasar uang adalah sebagai berikut;

1. Mempermudah Emiten Memperoleh Bantuan Dana Jangka Pendek

  Pertama bagi pihak emiten, fungsi pasar uang adalah membantu perusahaan dalam mendapatkan suntikan modal dalam jangka waktu pendek. Pihak emiten tidak perlu bingung dalam mencari tambahan modal atau investor. Karena adanya pasar uang membuat perusahaan dipertemukan dengan pemodal yang memiliki kelebihan dana.

2. Meningkatkan Laju Pembangunan Negara

   Beberapa instrumen pasar uang adalah dijual dan diterbitkan oleh pemerintah dalam rangka mencari suntikan modal dari masyarakat untuk keperluan pembangunan negara. Ketika masyarakat berperan serta dalam menanamkan modalnya di instrumen pasar uang milik negara, maka mereka telah turut aktif dalam mendukung kemajuan pembangunan negara.

3. Menghimpun Dana Masyarakat yang Berlebih

  Pasar uang adalah sarana tepat dalam mempertemukan pengusaha sebagai pihak yang memerlukan modal dan masyarakat sebagai pihak kelebihan dana. Sehingga kebutuhan antara investor dan perusahaan emiten dapat terpenuhi dengan adanya pasar uang. Tidak heran jika salah satu fungsi pasar uang adalah menghimpun dana masyarakat yang berlebih.

4. Mencegah Terjadinya Krisis

  Keberhasilan pasar uang mampu mempengaruhi mobilitas keuangan dan kebijakan moneter. Pasar uang dalam bank sentral berfungsi untuk mengendalikan kestabilan laju sistem perbankan. Sehingga fungsi pasar uang adalah mencegah terjadinya krisis uang atau ekonomi dalam suatu negara.

5. Menyediakan Opsi Investasi Low Risk Bagi Investor

 Terakhir, fungsi pasar uang adalah menyediakan opsi investasi minim risiko, utamanya bagi investor risk verse. Tidak seperti pasar modal, transaksi di pasar uang jauh lebih stabil dengan laba pasti. Hal tersebut dikarenakan sistem investasinya mirip dengan hutang piutang, tapi dengan janji pertambahan bunga hingga masa redemption-nya tiba. 


B. Transaksi yang Terjadi dalam Pasar Uang

Di dalam pasar uang terdapat berbagai macam transaksi yang dijadikan opsi dalam melakukan perdagangan. Jenis transaksi yang dapat Anda pilih dalam pasar uang adalah di bawah ini;

1. Pasar Uang Antar Bank

    Pasar uang antar bank merupakan salah satu transaksi dalam pasar uang paling sering dijumpai. Perdagangan pasar uang sebagian besar melibatkan lembaga-lembaga perbankan yang saling meminjam dana satu sama lain demi memenuhi kebutuhan nasabahnya.

2. Jual Beli Sertifikat Utang

   Transaksi pasar uang berikutnya yaitu melakukan jual beli sertifikat utang. Pihak pemerintah atau bank sentral menerbitkan surat utang (efek) kepada bank umum untuk dibeli sebagai suntikan modal bank sentral. Begitu pula sebaliknya, bank umum menjual surat utang kepada bank sentral agar memperoleh dana.

3. Transaksi Sertifikat Deposito

    Sebuah transaksi dimana pihak bank menerbitkan surat berharga untuk dibeli nasabah dengan nominal tertentu, namun sertifikat tersebut dapat dipindahtangankan. Sehingga jenis transaksi tersebut dalam pasar uang adalah sertifikat deposito.

4. Pasar Valuta Asing

    Pasar valuta asing adalah transaksi jual beli valuta asing untuk ditukarkan dalam mata uang rupiah atau sebaliknya. Karena investor tidak hanya dari dalam negeri saja, sehingga pasar valuta asing membantu proses transaksi pasar uang antar negara.

C. Macam-Macam Instrumen Pasar Uang

    Setelah mengetahui pengertian pasar uang, fungsi, serta perbedaan pasar uang dan pasar modal, apakah Anda sudah tertarik berinvestasi di pasar uang? Ada beberapa macam instrumen pasar uang di Indonesia yang dapat Anda pilih, di antaranya;

1. Sertifikat Bank Indonesia (SBI)

    Pihak pemerintah mengeluarkan instrumen pasar uang adalah berupa Sertifikat Bank Indonesia (BSI). Surat utang yang diterbitkan oleh Bank Indonesia dalam jangka waktu 1-3 bulan menggunakan sistem diskonto dan imbal hasilnya berupa bunga.Anda yang berinvestasi dalam instrumen ini tidak sekedar mendapat profit saja. Namun turut membantu Bank Indonesia dalam mengontrol nilai rupiah agar tetap stabil. Karena penjualan SBI mengakibatkan peredaran uang menurun.

2. Surat Berharga Pasar Uang (SBPU)

          Surat Berharga Pasar Uang adalah surat berharga yang dikeluarkan oleh bank sebagai surat pelunasan utang atas persetujuan (tanda tangan) nasabah. Proses penerbitan instrumen ini melibatkan Bank Indonesia, bank umum atau lembaga keuangan lainnya yang menerapkan sistem diskonto.

 3. Call Money

     Call money merupakan instrumen pasar uang yang berfungsi untuk mengalihkan sementara kelebihan uang jangka pendek dari bank. Jatuh tempo call money sangat singkat hanya tujuh hari saja.

 4. Sertifikat Deposito

           Sertifikat deposito adalah surat berharga yang diterbitkan oleh bank dengan jumlah tertentu dan bisa dipindah tangankan. Instrumen ini sangat mudah diperjualbelikan karena surat atas tunjuk. Oleh sebab itu, instrumen yang mudah diperjualbelikan dalam pasar uang adalah sertifikat deposito.

 5. Treasury Bills

     Treasury Bills atau T-Bills merupakan instrumen pasar uang berupa penerbitan surat utang oleh pemerintah untuk dibuka kepada masyarakat luas dalam jangka waktu pendek. Instrumen ini seringkali disebut sebagai surat obligasi pemerintah.

 6.   Commercial Paper

            Commercial Paper merupakan perdagangan inventaris atau biaya pengelolaan modal kerja dalam waktu pendek. Hal ini dapat dimanfaatkan sebagai pilihan pengusaha untuk mendapatkan tambahan modal. Oleh karena itu, instrumen pasar uang adalah commercial paper.

7. Banker’s Acceptance

     Banker’s Acceptance merupakan instrumen pasar uang sebagai solusi atas permasalahan gagal bayar dari perdagangan luar negeri seperti ekspor atau impor. Bentuk Banker’s Acceptance semacam wesel berjangka dilegalkan dengan cap accepted.

8.  Instrumen Pasar Uang Syariah

    Terakhir instrumen pasar uang adalah surat berharga bersifat syariah. Ada beragam pilihan pasar uang syariah antara lain Sertifikat Bank Indonesia Syariah SBIS, Repurchase Agreement (Repo) SBSN, Repurchase Agreement (Repo) SBIS, Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), Instrumen Pasar Uang Antarbank Syariah ( PUAS ), dan surat berharga lain yang mudah dicairkan.


D. Tujuan Pasar Uang 

     Tujuan pasar uang utamanya adalah untuk mempertemukan para pemilik dana dengan pihak yang membutuhkan dana. Secara spesifik, berikut ini adalah beberapa tujuan pasar kredit jangka pendek, ditinjau dari sisi funder maupun consumer;

1. Dari Sisi Funder

  • Tindakan spekulasi, yaitu pendekatan investasi dimana investor menanamkan dana untuk mendapatkan keuntungan dengan cepat.
  • Bertujuan untuk membantu pihak lain yang sedang membutuhkan pendanaan jangka pendek.
  • Bertujuan untuk memperoleh pendapatan dari dana yang dipinjamkan dengan tingkat bunga tertentu.

 2. Dari Sisi Consumer

  • Untuk memenuhi kebutuhan moda kerja.
  • Untuk memenuhi kebutuhan dana jangka pendek.
  • Untuk memenuhi keperluan likuiditas.

 E. Para Pelaku Pasar Uang

      Pada pasar kredit jangka pendek terdapat beberapa pelaku pasar yang memiliki peranan masing-masing. Berikut ini adalah beberapa pelaku pasar tersebut:

1. Lembaga Keuangan

   
    Lembaga keuangan atau bank komersial berperan dalam menerbitkan instrumen keuangan dan menjualnya kepada masyarakat, perusahaan asuransi, perusahaan dana pensiun, dan sesama lembaga keuangan lainnya.Dengan kata lain, lembaga keuangan memiliki peran sebagai perantara antara unit surplus dengan unit defisit yang membutuhkan dana.

2. Future Exchanges

Secara umum, ada dua jenis future exchanges, yaitu;

  • Money market future contracts, ini merupakan persetujuan untuk menjual atau membeli surat berharga di pasar kredit jangka pendek sesuai dengan harga dan tanggal tertentu yang telah disepakati.
  • Money market future options, ini merupakan pemberian hak kepada suatu pihak untuk menjual atau membeli money market future contracts pada harga tertentu dan sebelum tanggal tertentu.
  •  

3. Pemerintah

 

  Pemerintah pusat maupun daerah, akan membutuhkan dana yang besar untuk mendanai proyek-proyek pemerintah. Dan untuk memperoleh dana tersebut, pemerintah berperan dalam pasar kredit jangka pendek dengan menerbitkan surat berharga jangka pendek, misalnya obligasi.






                                                                Daftar Pustaka


https://www.bi.go.id/id/fungsi-utama/moneter/pasar-keuangan/default.aspx

https://www.gurupendidikan.co.id/pasar-uang/

https://deden08m.files.wordpress.com/2016/09/materi-2-pengertian-dan-inst-pasar-uang.pdf

http://staffnew.uny.ac.id/upload/132318570/pendidikan/pasar-uang.pdf




 












3

3



   



1.      

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ASPEK KEUANGAN INTERNASIIONAL

  Yuk Mari Belajar Ekonomi Moneter !                                                                                                        ...